Cerita Dewasa 2016 Nafsu Birahi Si Bandot Tua
Cerita Dewasa 2016 Nafsu Birahi Si Bandot Tua

Cerita Dewasa 2016 Nafsu Birahi Si Bandot Tua

Posted on

Cerita Dewasa 2016 Nafsu Birahi Si Bandot Tua – Panggil saja nama samaranku adalah Shinta. Putih-berkulit saya mulus dengan tinggi 168 cm, orang bilang wajahku seperti bintang film Diana Pungky. Dengan keindahan ini banyak teman-teman saya kecanduan sekampus marah padaku tapi semuanya tidak perdulikan saya karena saya hanya berkonsentrasi pada mata pelajaran kuliah. Cerita dimulai ketika perusahaan adalah ekspor-impor ayah saya bangkrut karena perbedaan dalam dolar dan rupiah begitu tinggi sehingga ayahku memiliki utang ratusan juta rupiah dalam kemitraan bisnisnya.Karena tidak menanggung stres dari tekanan, ayahku meninggal hipertensi akut. Rumah dan dua mobil kami harus dijual untuk membayar utang ahirnya tersebut.Aku dan ibu saya pindah rumah kontrakan dengan sisa uang untuk modal hidup.

Cerita Dewasa 2016 Nafsu Birahi Si Bandot Tua Cerita Dewasa 2016 Nafsu Birahi Si Bandot Tua Cerita Dewasa 2016 Nafsu Birahi Si Bandot Tua yuria asina 7
Cerita Dewasa 2016 Nafsu Birahi Si Bandot Tua

cerita dewasa 2016 Nafsu Birahi Si Bandot Tua – Hal ini merupakan pukulan berat bagi saya Karena kecil aku terbiasa hidup bahagia dan mewah tapi aku mencoba untuk berdaptasi .Dalam Sementara saya dipaksa untuk mengakhiri kuliah karena saya harus bekerja untuk meningkatkan modal pendapatan.Dengan wajah tubuh putih mulus cantik plus saya dapat diterima sebagai SPG di perusahaan otomotif terkenal di Jakarta. Di sini saya punya teman dekat sesama SPG bernama Selly, orang tersebut juga indah dengan tubuh setinggi Pragawati.Kami keduanya sangat dikenal oleh para karyawan karena selain ramah pelanggan memikat terlalu pintar dalam membeli kendaraan mewah yang kami mempromosikan, Sebagian dari mereka adalah laki-laki Pengusaha, terutama dengan seragam ketat dan koheren dengan rok mini yang mengungkapkan keindahan kaki kami di atas lutut menjadi daya tarik utama setiap pameran otomotif berdiri. Sebenarnya aku cukup nyaman juga sedang menatap oleh pembeli tetapi dipaksa untuk melupakan karena itulah cara kami menjual mobil mewah. Di antara SPG sering mendengar dari cerita Selly bahwa banyak efek negatif yang selain mempromosikan produk otomotif juga bersedia diminta oleh Pembeli. Selly juga mengakui bahwa ia juga tidak pernah melakukannya untuk meningkatkan pendapatan, tapi hanya pelanggan tertentu itu menjabat. Aku hanya menggeleng mendengarnya karena aku tidak mencampuri urusan bunga maka saya mengabaikannya, yang penting saya tidak terbawa oleh arus mereka. Setelah beberapa bulan bekerja, bencana kedua menimpa kami lagi, ibu tua tiba-tiba kambuh penyakit ginjal, kali ini lebih parah karena kesehatan tidak mengontrol lagi. Menurut dokter dia harus segera menjalani operasi ginjal dalam minggu ini atau putus asa ketika ditunda. Yang membuat saya jadi pusing adalah masalah biaya yang besar. Tabungan seluruh hanya cukup untuk biaya rumah sakit saja yang untuk operasi masih perlu puluhan juta rupiah. Hal ini juga di Selly Saya memberitahu teman terbaik saya yang tahu dia bisa membantu saya. “Biaya operasi yang tinggi sekali ibumu, saya tidak punya banyak uang untuk membantu Anda, tetapi cobalah untuk meminta direktur Liem bantuan om kerja perusahaan, karena ia juga telah membantu,” kata solusi Selly. Om Liem adalah direktur pemilik perusahaan otomotif di mana saya bekerja keturunan usia warga agak gemuk 50, dengan pakaianya selalu rapi dan necis. Sebenarnya saya tidak suka melihat orang ini, meskipun tua tapi matanya selalu melesat saat melihat SPGnya karyawan yang menggunakan promosi seragam ketat dan rok mini yang tinggi, bahkan ia pernah sengaja menyentuh paha saya ketika berpapasan dengannya di ruang ganti tapi segera kutepis dan aku meninggalkan untuk pergi. “Silahkan masuk ..!” Terdengar suara dari balik pintu yang saya mengetuk …, eeh … Shinta, silahkan duduk Shinta … Tanpa ragu saya akan duduk di kursi di seberang meja Om Liem mewah. “Ada yang bisa saya lakukan …?” Tanya Om liem nakal menatapku. Saya mendapatkan sedikit gugup dan sedikit keringat. Tanpa membuang-buang waktu saya katakan masalah saya untuk meminjam uang untuk biaya operasi nya $ 20 juta. Sesaat aku melihat Om Liem diam, tapi aku melihat lagi dia tersenyum licik, menatap saya dalam dalam. “Mhmmm..itu hal yang mudah, Anda bisa mendapatkannya tanpa harus meminjam uang … tapi harus ada imbalannya …” kata Om Liem berkedip nakal. “Saya tidak mengerti, imbalan apa Om artinya?” Aku berkata agak serius. “Dengar, Om Liem akan memberikan jumlah uang tanpa pinjaman, tapi sebagai imbalannya memberikan keperawanan Anda.” Kata Om Liem kurang ajar senyum singkat. Aku tertegun tak percaya mendengar permintaannya, benar-benar ******* situa ini umpatku jantung. “Aku tidak mau ..!” Aku tersentak, berdiri dan keluar dari kantornya. “Saya menunggu untuk Anda ketika Shinta berubah pikiran …!” Aku mendengar suara lewat masih punya waktu sebelum pergi … Om Liem ******* dasar, saya katakan lagi. Rumah tumpah semua gangguan menangis sebanyak puas seolah-olah saya tidak punya pilihan, jika tidak segera dioperasi dia akan mati tapi dipilihan lain aku harus menyerahkan keperawananku pada licik Bandot mengincar kecantikan saya. Tidak ada cara lain untuk mendapatkan uang demi penyembuhan ibu saya ahirnya Om Liem memutuskan untuk bertemu lagi Keesok harinya. Dengan menggunakan SPG seragam dan ketat rok mini pukul 10 pagi aku pergi lagi kantor Om Liem. “… He he he … akhirnya kau datang juga Shinta cantik, apakah kau sudah siap untuk melayani saya diranjang..he.he..he ..?” Om Liem tertawa penuh kemenangan. Aku hanya shut saja menerima ejekan itu. “Nah, Om Liem bisa menikmati tubuhku setelah saya memastikan ibuku di operasi hari ini ..” jawabku dengan berat hati. “Oke, No Problem” Om Liem menulis cek dengan nominal sesuai apa yang dijanjikan kemarin kemudian di depannya memanggil rumah sakit untuk memastikan ini.Segera operasi saya masukkan cek ke dalam tas kecil saya, saya benar-benar membutuhkannya. “Semuanya baik-baik saja, sekarang Anda tetap hanya menjanjikan seorang wanita cantik, datang dengan saya ..” kata Om Liem sambil membawa saya keluar dari ruangan. “******* … Kamu menang kali ini.” Saya berkata kepada diri sendiri saat ia mengikutinya ke kemobil. Om Liem bergantian untuk pilot hotel terkenal di Jakarta Pusat. Sepertinya Om Liem sudah sering datang ke sini, setengah takut aku melangkah di kehotel tersebut.Jantung berdenyut lebih cepat dan lebih cepat ketika Om Liem membawaku ke lantai ruang VIP lima. Beberapa pasang mata menatap karyawan hotel kami muncul, hal itu mungkin tampak aneh melihat seorang gadis muda yang cantik berjalan digandeng pria berusia kentut menuju kamar hotel mereka pasti sudah tahu apa yang akan terjadi bahwa gadis cantik … ahh terlalu beruntung situa ini menjadi fantastis berkuda.

cerita dewasa 2016 Nafsu Birahi Si Bandot Tua – Aku membeku di depan pintu 508 kamar yang telah dibuka Om Liem, saya pikir saya ingin lari dari tempat ini. “Ayo masuk Shinta .., kita menyelesaikan bisnis kami.” Kata Om liem menarik lenganku dan menutup pintu kamar tidur Hotel. Begitu pintu terkunci langsung Om Liem memeluk merapat ketembok, rupanya napsunya sudah tak tertahankan melihat kehalusan kulit saya. Saya sedikit memberontak ketika Tangan Om Liem mulai menyentuh pahaku putih, mata melotot padanya. Kutampar hampir dicukur bersih wajah itu. “Ingat Shinta kesepakatan kami, saya berharap sudah terpenuhi .. sekarang saya bebas untuk menikmati keindahan tubuh.” Om Liem katanya lagi mengangkat rok sehingga untuk mengungkapkan paha mulus miniku lalu menjamahinya. ..oughhhh..aaahh .. suatu tempat keangkuhan dan kesombongan selama ini, kali ini aku tak berdaya melawannya, aku sudah terikat dengan perjanjian dan kali ini tubuh saya miliknya. Aku hanya bisa menutup mata saya ketika saya merasa tangan Om Liem mulai turun paha ke kepangkal atas .. aah, aku merasa ingin menangis tapi air mata hanya tidak keluar. “Ooh … Aahhhh …” suara tidak bisa lagi aku menahan napas ketika tangan Om liem mulai menyusup ke celana saya dan bermain di sana. Om Liem tersenyum senang melihat Shinta tampak pasrah dalam pelukannya. Selama ini Shinta selalu arogan ketika mendekati bahkan sekali malu dia di depan SPG lain. Setelah puas menjamahi pangkal paha, Om Liem dan kemudian membiarkan saya pergi dan membawa saya berjalan ke ruang utama lebih luas. Aku mengikutinya saat ia berjalan kembali Rok miniku merapikan awal berantakan acak karena menyentuh tangan Om Liem. Aku melihat tempat tidur besar dan mewah di tengah-tengah ruangan ini. “Kau tunggu di sini dulu, saya ingin mengambil Viagra bisa membiarkan saya memecah gawangmu itu.” Kata Om Liem Dengan binar nakal. Aku membuang muka pura-pura pura-pura tidak mendengar kata-katanya. Om Liem pergi jadi saya segera membuka tas kecil saya, tas saya mengambil dari pil kontrasepsi telah saya siap dari rumah dan segera menelannya karena aku tidak ingin hamil sebagai akibat dari tindakan Om Liem. Om Liem tampak akrab menyewa kamar hotel ini, tidak berani membayangkan berapa banyak gadis muda cantik yang telah bekerja di atasnya di tempat tidur. Selly teman saya yang cantikpun pernah cerita bahwa dia juga pernah bekerja di Om Liem disebuah kamar hotel bintang lima beberapa kali. Om Liem rasa cukup tinggi pada wanita cantik. Aku meletakkan tas saya di meja sedikit ketika aku melihat Om Liem The gemuk pendek dengan saya. “Aku mejebol Siap perawanmu wanita cantik ..he..he” Om Liem sambil mulai memelukku, payudaranya bengkak perasaan yang ketat. Aku tidak bisa melarikan diri lagi ketika mulutnya dengan bibir merah saya lumat Menghancurleburkan bernapsu. Kesemutan, rasa jijik dan takut bercampur menjadi satu. ******* Tapi itu sudah sangat berpengalaman menaklukkan wanita. Tangannya kini berani menyusup ke pakaian ketat yang saya pakai lengan pendek, terus bergerak berlawanan menyusup bra saya, beberapa tombol off kemeja saya. Jantung Degub tumbuh semakin ketat dan pernapasan saya ketika saya merasakan kasarnya tangan berburu mulai menggerayangi payudara saya, apalagi berpartisipasi jari bermain-main dengan puting susu saya. Aku hanya mandah hanya ketika Om Liem mulai menyentuh setiap inci tubuh saya, saya terikat perjanjian. Sementara leher menyupangi, tangan putih dan bersih mulai menaikkan rok mini yang saya pakai saat meraba-raba paha saya tingkat dan halus. Satu demi satu kancing kemeja dipretelinya saya tanpa bisa menahan diri sehingga bra merah muda saya, belahan dada, dan perut saya adalah tantangan nyata datar. Tanganku tidak bisa menutupinya lagi.Lihat payudara lebih kencang bahwa Om Liem lebih bersemangat, dengan pembukaan BH kasar dan menusuk off adalah payudara putih mulus dengan puting mu merah “wah..tubuhmu benar-benar halus dan indah Shinta .., benar-benar beruntung bisa saya menikmatinya … he he .. “mata om menatap payudara saya menggembung liem. Secara naluriah tanganku berusaha menutupi payudaraku yang terbuka tetapi Om Liem yang mengalami penangkapan langsung kedua tangan dan menyebarkannya lebar lebar. Memejamkan mata tidak bisa menahan malu, sejauh tidak pernah ada orang yang berani menjamahku karena aku penjaga begitu sengit, tapi kali ini aku tak berdaya menolaknya. Saya tubuh mengelinjang gelinjang menahan nafsu untuk cumbuan Om Liem pada dadaku, secara bergantian Om Liem hisap kedua puting susu mengisap saya kenyal seperti bayi haus. “Oohh … oohhhh … ooohhhhhh” suara rintihanku tidak bisa lagi tahan. Kambing tua merangsangku benar-benar cerdas. Pangkal paha mulai merasa basah dibuat. Perlahan aku merasa Om Liem mulai membuka rok miniku ritsleting dan melorotkannya ke bawah, tak lama setelah celana dalamkupun off sehingga tubuh saya tidak ada sepotong indah tertutup benang. Aku mengeluh mengundurkan diri ketika Om Liem mendorong saya jatuh telentang di kasur. Saat ia berjalan mendekat ia melepas pakaiannya satu per satu. Setelah ia membuka celana dalamnya tampak bagi saya ayam yang telah menegang dari tadi. Gila .., ternyata penisnya terlalu besar, saya tidak berani menatapnya. Dia menyebarkan kedua sisi paha saya di depan wajahnya. Sorot matanya sangat mengerikan saat memandangi daerah selangkangan ditubuhi bulu bulu, seakan seperti rakasa lapar yang siap untuk melahap. Om Liem membenamkan wajahnya di selangkangan saya, dengan semangat ia melahap dan hisap menghisap vagina sudah basah, lidah liar menjilati dinding vagina dan klitorisnya. Aku menjerit kecil yang dibuat, Bandot tua ini benar-benar ingin menikmati keindahan tubuh saya dalam ke luar. Perawatan benar-benar membuat diriku tampak terbang, tubuh saya kesemutan menggelinjang-gelinjang disertai dengan erangan nikmat paksa. Sampai akhirnya saya merasa otot-otot saya mengejang keras aku mencapai orgasme pertama saya. Cairan vagina tidak lagi bisa kubendung. “Sluurrpp … sluurpp .. sshhrrpp ..” suara saat Om Liem sehingga mengisap sisa-sisa cairan vagina. “Liquid Orgasme adalah seorang gadis perawan tahan lama resep muda saya selama ini ..” kata Om Liem puas senyum. “Luar biasa sukacita vaginanya, sekarang saatnya Anda juga menikmati ayam ini Shinta ..” kata Om Liem menyodorkan kemaluannya tegang ke wajahku. “Jangan … saya tidak ingin …” kataku, berusaha untuk menolak batang kemaluannya tetapi Om Liem terancam dan terus mendorong penisnya memasuki kemulutku sambil terus memajukan dukungan dari penisnya di mulut saya. Pada awalnya saya terus menolak, tapi ia memegang kepala saya bahwa saya tidak bisa membiarkan pergi. Kuturuti dipaksa terlalu kuat kuhisap kemauan yang kuat dari penisnya padanya merem melek kenikmatan sejati diri .Harga jatuh hari ini, saya terpaksa melayaninya dengan Oral. Sudah 15 menit aku mengkaraoke Om Liem, penis-Nya semakin besar dan keras, ia berakhir dengan menarik kepala. “Sekarang saatnya saya istirahat perawanmu Shinta ..” kata Om Liem sambil menyematkan saya dan membuka kaki saya lebar. Aku memejamkan mata menunggu saat-saat ketika penisnya menerobos vagina. Menyadari bahwa aku masih perawan, Om Liem tidak hanya melebarkan paha saya.

api dengan jari-jarinya Om Liem bibir vagina kemudian terbuka, kemudian perlahan-lahan dipandunya batang penisnya yang sudah tegang ke arah vagina lubang sudah terbuka.Setelah tepat, Om Liempun perlahan menekan pantatnya ke bawah. “Auuw ..Akhh … auuww ..!” Aku menjerit kesakitan saat dia berjuang ketika batang penis Om Liem mulai memasuki lubang kewanitaan. Keringat mengalir di tubuh saya telanjang, yang telah dijaga keperawanan mulai ditembus oleh Om Liem tanpa bisa menahan diri lagi. Aku berjuang meronta-ronta kesakitan … Om Liem yang berpengalaman tidak ingin serangan gagal karena rontaanku segera tangan memegang pantat saya, lalu cepat-cepat, menekan pantatnya kembali di masa depan sehingga setengah kelakiannya batang itu menghilang ke dalam vagina. “Aakkhhh …!” Aku menjerit kesakitan bersama dengan rincian keperawanan. Sudah hancur kehormatan saya di tangan kambing tua. Sesaat aku masih berjuang meronta-ronta pelan, namun karena pegangan kedua tangan saya bawah Om liem sangat kuat sampai rontaanku berarti. Batang penis terus masuk ke sisa-sisa mengkoyak robek Perawanku. Air mata mulai terdengar lembut antara bernapas Om Liem penuh putih mulus birahi.Tubuhku sekarang tak berdaya di bawah himpitan keheningan gendut.Sesaat Tubun Om Om Liem Liem sekitar poros nya penis sunset membelah vaginanya sampai menyentuh rahimku, perutku sakit membuat . “Ha..ha..ha … tidak perlu menangis wanita cantik, Anda sudah kuperawani saat ini, lebih baik nikmati saja ini saya ******.” Om Liem mengejek saat ia mulai gemetar pantatnya maju mundur perlahan. Penis Om Liem merasa vaginanya ditindik terlalu besar masih ketat, gesekan setiap penis Om Liem menyebabkan rasa sakit yang membuat saya mengerang mengerang, tapi membuat Om Liem terasa luar biasa karena tercepit penis ketat oleh Shinta vagina tetap kencang dan perawan baru ditembus. Ini adalah kenikmatan makan gadis perawan muda yang telah membuat Om Liem menjadi kecanduan. Semakin lama batang Penis Om Liem lebih lancar masuk dan keluar dari vagina saya karena pelumas cair untuk menggesek vagina saya mulai keluar secara alami, dikemaluanku nyeri berkurang, rintihanku perlahan mulai menghilang digantikan oleh pernapasan berirama dan terengah-engah. Kentut tua itu memang pintar aduk jiwaku. hisap lidah hisap pada puting saya mengeras menyebabkan itu lebih jauh. Saya juga seperti manusia normal yang juga memiliki nafsu birahi, sadar atau tidak aku mulai terbawa oleh nikmat permainan, tidak menolak. Saya menikmati lebih baik perkosaan ini. “Ooooh …, oooouugh …, aahhmm …, ssstthh” .erangan panjang keluar dari mulut saya adalah kecil. Aku akhirnya membiarkan diriku terhanyut dan larut dalam goyangan nafsu Om Liem. Aku memejamkan mata berusaha menikmati perasaan itu, saya membayangkan menjadi menggerayangi saya ini adalah seorang pemuda impian saya. Penisnya sekarang mulai meluncur mulus sampai menyentuh rahim. Aku mengerang setiap kali dia menyodok penisnya. Demi gesekan gesekan, aduk oleh poke benar-benar membuat saya bergoyang dan semakin menikmati perkosaan ini, aku tidak lagi peduli tentang orang ini sebenarnya adalah Bandot tua yang sudah diklaim kehormatan. Aku merasa perawanku darah mulai mengalir keluar lembar basah di bawah pantatku. Sekarang rasa sakit saya mulai menghilang. Sementara goyang bibir menyetubuhiku tanpa henti bibir hancur dan puting susu saya, tangannyapun menjamahi rajin setiap lekuk tubuh saya yang membuat saya menggeliat panjang .Rintihan ahirnya kesenangan memutar keluar lagi dari mulut saya ketika mulai mencapai klimaks, tubuh saya mengejang beberapa detik sebelum lemas kembali. Keringat mengalir di tubuh saya sehingga kulit saya halus bersih terlihat putih mengkilap membuatnya lebih bernapsu Bandot menggumuliku. Nafsu Om Liem memburuk melihat tubuh saya begitu indah dan halus terbaring tak berdaya sebelum pengunduran dirinya dengan paha halus seperti sutra dan bibir kelamin terkangkang klem ketat kecil dengan batang penisnya yang cukup besar. Ironi memang, gadis muda secantik saya dipaksa untuk mendapatkan kenikmatan tersebut tidak kekasih, tapi dengan orang asing yang diperkosa. Tanpa memberi saya kesempatan untuk beristirahat Om Liem mengubah posisi hubungan seksual. Tubuhku ditarik duduk berhadapan sambil mengangkang di pangkuannya, menekan satu penis Om Liem besar kembali menembus saya vagina dan meremas erat dalam feminitas kebiasaan, sementara tangan kiri Om Liem memeluk pinggul saya dan menariknya lebih dekat dengannya , sehingga perlahan tapi pasti penis Om Liem menerobos masuk ke pangkal paha.

 

Om Liem tangan kanan merangkul punggung saya dan ditekan erat sampai sekarang sangat melekat pada pinggul pinggul Om Liem. “Ouughh..oohhh … ooohhhh …” Aku mengerang ketika saya merasa ayam halus Om Liem hilang sepenuhnya sampai menyentuh rahimku. Rintihanku semakin keras saat ia mulai melumati Bandot payudara saya, menyebabkan kesemutan intens setiap kali saya susu puting lidah memyapu menyapu. Tertengadah lemas kepala up, mata setengah tertutup pasrah menahan kenikmatan yang melanda tubuhku sehingga mulut Om Liem leluasanya dapat melumati agak membasahi bibir terbuka itu. Setelah beberapa saat menikmati bibir lembut dia mulai bergerak naik dan turun tubuhku. “Hmm … penjepit begitu lezat Memekmu sekali Shinta … berbeda dari perempuan lain yang sering saya Persetan …” Om Liem pingsan suara samar mendengar ditelingaku.Aku tidak memperdulikannya lagi, kali ini tubuhku terguncang tengah goncangan keras oleh bergoyang pinggul Om Liem dipercepat. Terkadang Bandot ini melakukan gerakan memutar sehingga vagina yang terasa seperti diaduk. Saya dipaksa untuk terus mempercepat goyanganku karena sudah akan keluar, semakin lama gerakan tumbuh liar dan bahkan lebih enak eranganku tahan nikmat yang luar biasa itu. Dan ketika klimaks itu, saya mengencangkan lengan saya sambil berteriak histeris. Benar-benar mengagumkan saya memperoleh meskipun tidak dengan seorang pria muda dan tampan. Meskipun ada sudah berumur tapi masih mampu menaklukkan Om Liem gadis muda seperti saya. Kali ini ia berbalik saya untuk posisi saya menungging kemudian diarahkan kemaluannya antara kedua sisi paha saya dari belakang. Dengan dendeng sebuah Om Liem menarik pinggulku ke arahnya, sehingga kepala penis untuk membagi dan terjepit kuat oleh bibir pangkal paha. “Oooooouh … ouuuhhgh” untuk kesekian kalinya penis laki-laki yang menerobos masuk ke dalam liang vagina dan Om Liem terus menekan pantat perut sehingga gemuk ditekan untuk mencampuri mulusku. Selanjutnya galak Om Liem memainkan pinggulnya maju mundur dengan cepat sambil mulutnya mendesis-desis keenakan perasaan mencubit penisnya dan menggosok-string dalam vagina lubang masih rapat. Ini adalah pengalaman pertama saya disentuh oleh laki-laki yang sudah sangat berpengalaman dalam hubungan seksual, Ketika mencoba untuk bertahan hidup aku ahirnya kewalahan Om Liem juga menghadapi setan dan kuat. Kambing tua adalah kekuatan-benar luar biasa. Sudah hampir satu jam ia mengguncang dan menyetubuhiku tapi listrik masih sangat baik. Tangannya terus bergerilya merambahi lekuk-lekuk tubuhku. Saya harus mengakui pria benar-benar hebat usianya bisa bertahan begitu lama dan membuat saya orgasme berkali-kali, mungkin karena ia sebelumnya telah mengambil obat kuat Viagra, aah … aku tidak tahu .. aku tidak peduli tentang hal itu, penting hal yang saya sudah melunasi perjanjian-Ku dengan mengirimkan kegadisanku kembali aku butuh uang. Saya mengundurkan diri hanya ketika tubuh saya kembali terlentangkan Om Liem diatas kasur dan bergulat dengan sendiri lagi dengan penuh nafsu. Tampaknya tidak ada lagi bagian dari diriku yang hilang dari Dia menyentuh. ******* Itu tidak ingin kehilangan sama sekali, kesempatan itu dimanfaatkan menyetubuhiku mungkin, Tidak berhenti terus melahap Om Liem kedua payudara saya gemetar batang terkena berdebar kemaluannya. Rakus mengisap susu saya puting-sedotnya dengan bergantian kiri dan kanan yang kuat, membuat memejamkan mata tertutup, Om Liem benar-benar menikmati susu saya puting baru tumbuh dengan bernapsu. Tidak lama setelah saya mencapai klimaks berikutnya, dia mulai melenguh panjang, sodokanya bahkan lebih keras dan kedua payudara diperas brutal sampai aku menjerit. Setelah itu ia nenekan penisnya di bagasi kemaluannya sampai benar-benar terendam sampai menyentuh rahim. Aku menjerit kesakitan dan berusaha meronta tapi Om Liem dijepit bibir saya dengan mulutnya sementara tangannya erat memeluk pinggang saya sehingga saya tidak bisa bergerak lagi. Sementara meleguh panjang Om Liem menembakkan air maninya ke dalam rahim saya dengan cepat tanpa perlawanan dari saya. Beberapa saat kemudian suasana begitu tenang bernapas tenang terdengar hanya terdengar Om Liem atas dan ke bawah tubuh saya masih menyatu dengan tubuhnya. Aku sangat lelah tidak mampu bergerak lagi dan saya merasa air mani menyembur hangat nyembur memenuhi rahim saya, saya harap saya tidak hamil saya berpikir. Beberapa saat kemudian Om Liem mulai bangkit dan menarik kemaluannya keluar dari tubuh saya, dengan senyum kepuasan karena telah berhasil menikmati keindahan di dalam dan luar. Tanganku segera pindah selimut untuk menutupi diri tidak bersalah itu. “Anda tidak perlu menutupi tubuh lagi, aku sudah tahu dan merasakan semuanya … he he …” Om Liem masih telah mengejek saat ia meninggalkan berbaring lemas di tempat tidur, aku tidak mengatakan apa-apa tidak peduli ejekan mental yang masih mengalami parah mengejutkan karena kehilangan keperawanan. Vagina masih terasa sakit dari hubungan seksual paksaannya. Bercak noda darah perawanku mulai mengering terganggu antara paha saya berwarna putih dicampur dengan Om Liem sperma menetes keluar dari pangkal paha. “Ini benar-benar ******* … orang tua” Saya geram pada diri sendiri. Air mata saya jatuh menetes di pipiku, tapi apa yang harus disesalkan, semuanya telah terjadi sesuai dengan kesepakatan yang kini telah ternoda kubuat.Tubuhku. Perlahan aku bangkit dari tempat tidur, dengan selimut melilit kembali ke dalam tubuh saya, saya mengambil pakaian saya bertebaran di lantai, saya langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Sekilas saya melihat Om Liem menggenakan kimono duduk di sofa sambil menikmati cerutu dibibirnya.Om Liem tersenyum padaku, aku berpaling dan mempercepat langkah saya masuk ke kamar mandi. Aku mengenakan kemeja dan rok miniku kembali setelah setengah jam membersihkan tubuh saya. Dalam keadaan rapi aku keluar dari kamar mandi, aku melihat Om Liem masih duduk di sofa sambil memegang sebotol minuman keras. “Aku ingin pulang Om … perjanjian kita sudah selesai ..!” Kataku sambil menyambar tas kecil saya di atas meja. “Belum selesai Shinta … aku masih belum puas …!” Kata Om Liem, berdiri untuk saya. “Tapi..bukankah Om Liem telah mendapatkan keperawananku..sesuai dengan kesepakatan kami ..!” Kataku sambil menjabat tangan Om Liem mencoba menyentuh dadaku. “Ini benar..tapi saya tidak puas ..!” Kata Om Liem tersenyum nakal. “Saya tidak ingin lagi Om … aku ingin pulang …! Kataku sambil berjalan cepat menuju pintu keluar ruangan.” Shinta … aku akan memanggil ke bank dan membatalkan cek yang kuberikan padamu ketika Anda menolaknya ..! “Ancam Om Liem sedikit keras. Langkahku terhenti karena ancaman itu, pikiran saya jadi panik, ******* ini benar-benar licik .. Ketika saya menolak dan Om Liem membatal cek dengan memanggil bank, maka akan bernilai pengorbanan yang sia-sia ini. Om Liem kembali ke saya dan meyentuh bahuku. “Apa, apakah Anda bersedia untuk melayani saya lagi ..? Tanyanya sambil meraih pinggang ramping. Aah … benar-benar sialan tua bangka, aku tak berdaya untuk menolak .Kupikir diduga apa lagi jual mahal, namun saya tidak perawan lagi. Akhirnya, dengan berat hati saya hanya bisa mengangguk. “Hanya sekali ini Om …” kata saya hanya. “Oke … tidak ada masalah ..” kata Om Liem senang. Tidak ada pamrih lagi Om Liem langsung membuka kancing kancing baju saya dan melepaskannya ke lantai sehingga muncul BHku pink. BH itu kira-kira melepas sehingga payudara saya yang putih dan bersih kembali terbuka mengungkapkan kehalusan kulit tersembunyi. Aku mengutuk dalam hati maki tanpa bisa melakukan sesuatu untuk mencegahnya. Payudara saya sudah terbuka Om Liem segera diserang oleh bernapsu, lumatan lumatannya semakin menggila.Tubuhku menggelinjang gelinjang geli menahan nafsu untuk menyerang. “Ooughh … aahhh..ooughh ..” hisap lidah hisap puting susu saya menyebabkan ia mengeras lagi, saya menutup mata saya mencoba untuk menikmati perasaan pengunduran diri itu, bayangkan menggerayangi tubuh saya adalah seorang pemuda. “Sshh .. aaahhh … eemhh ..!” Aku mulai mengoceh tidak diketahui kapan jari menyusup ke celana saya dan menusuk pangkal paha saat bermain klistorisku, sementara mulut tak pernah berhenti mencium payudara saya, sadar atau tidak aku dibawa kembali nikmat dengan bermain, saya merasa tangan perlahan-lahan mulai bertindak merilis Om Liem miniku dan melorotkannya rok ritsleting turun, detak jantung lebih keras, tak lama setelah celana dalamkupun off sehingga dalam sekejap tubuh saya sudah telanjang. Tak lama Om Liem mata melotot menatap tubuh polosku yang tampak putih. Kemudian Om Liem bertubuh pendek mencapai pinggang ramping dan menuntunnya berjalan menuju kamar tidur utama. Aku baru saja kembali oleh Om Liem dibawa ke kamar tidur, aku menduga bahwa Om Liem ingin kembali dan menikmati pekerjaan saya pada putih mulus di atas kasur empuk, … Aaaah … Lecher sangat beruntung … untuk mendapatkan saya tanpa perlawanan. Setelah meletakkan saya di tempat tidur, Om Liem segera membuka kimono yang dikenakan oleh tergesa-gesa atau terburu-buru. Ternyata Om Liem menggenakan tidak apa-apa di balik kimononya. Aku membalikkan wajah saya ketika Om Liem mulai membuka kaki saya lebar lebar sehingga bibir vagina saya membagi di daerah yang menantang. Rupanya Om Liem sudah tidak sabar untuk bercinta. Dengan kemaluannya tentu sudah tegang dari awal diarahkan selangkangan kebibir sudah terbuka. “Perlahan perlahan Om … masih sakit …!” Bisikku terengah-engah ketika saya merasa penis Om Liem mulai menembus bibir vagina saya masih ketat .. Saat ia membuka kaki saya lebar Om Liem mulai mendorong penisnya keselangkanganku kuat kuat. “Auuww..aaahkhhh … !! Aku menjerit keras ketika batang kemaluan terus yeri keras Om Liem secara paksa memasuki pangkal paha masih lubang sempit. Untuk kedua kalinya saya tidak bisa menolak penis memasuki Om Liem pangkal paha yang tegang di dalam . Rasa sakit masih terasa meskipun tidak menyakitkan ketika itu adalah pertama Om Liem menembus perawanku .. “He..he..Jepitan Memekmu sekali Shinta begitu lezat, lebih lezat daripada gadis-gadis lain yang pernah saya payudaramupun perawani .. . he he … lebih kenyal dan mengandung .. “Om Liem sambil mulai menggoyangkan pinggulnya naik turun menggauliku. Aku punya apa-apa untuk mengejek, saat ini tubuh saya mulai gemetar goyang goyang tubuh dalam irama dengan Om Liem yang disematkan saya. “Oohh..ooohhhh … oooohhhhhh …” suara saya tidak tahan lagi ketika Om Liem gerakan cepat mendorong saya untuk brengsek dendeng dengan keras.Birahiku begitu horny lagi, cairan vagina mulai banyak Penis Om Liem sekarang juga keluar dari vagina. Sementara tangannya meraih payudara saya, bergoyang Om Liem semakin gila. “Oooouuh … oooohhhhhhhh … Om Liem …” Tubuhku semakin menggeliat peregangan karuan ketika payudara saya hancur bubuk Om Liem kembali ganasnya. Gesekan batang penis Om Liem semakin terasa baik. Akhirnya saya tidak bisa bertahan lebih lama lagi, tubuh saya menegang lagi, saya mengalami orgasme pertama. “… He he nikmat khan, berhubungan seks dengan saya ..?” Kata Om Liem membuat saya senang karena berhasil mencapai orgasme. Aku memejamkan mata harus diperdayainya malu untuk memiliki orgasme. Kambing tua tidak cocok, pengalamannya sejauh dibandingkan dengan saya baru hari ini mengakui Sex, sehingga ia dengan mudah bisa menaklukanku. “Sekarang giliran saya untuk bersenang-senang wanita cantik …” kata Om Liem sambil mengubah posisi tubuhku berbalik seperti merangkak. Rupanya Om Liem ingin menembakku dari belakang. Aku hanya bisa mengikuti kehendak pengunduran diri bandot itu. Tepat di depan saya ada cermin besar di dinding, jadi saya bisa melihat tubuh saya telanjang dan melihat ke belakang Om Liem sedang mengagumi kemulusan tubuh saya.

Incoming search terms:

  • Cerita dewasa tua
  • cerita perkosaan janda oleh bandot tua
  • Crta sex bandot tua ngntot tngh mlm
  • Cerita Sex tua muda
  • Cerita Sex istri yg alim terjerat rayuan bandot tua
  • Cerita Ngentot tua dan muda
  • cerita seks tua muda
  • cerita orgasme mata terbeliak
  • cerita pemerkosaan gadis perawan oleh bandot tua
  • Crta sex bndot tua ngntot d kolong rjang

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *